Anak sebagai insan penerus generasi adalah bagian terpenting dalam sebuah peradaban dalam upaya membentuk suatu peradaban kehidupan yang lebih unggul dari saat ini. Untuk membentuk mereka, maka perlu adanya suatu gerakan baru dalam pembelajaran yang dapat menanmkan nilai pengetahuan, keterampilan dan sikap. Bila ketiga aspek ini berkembang dengan muatan positif pada anak maka sudah barang tentu mereka akan siap melanjutkan tongkat estapet peradaban bangsa ini.

Ada banyak cara yang telah dilakukan untuk mengembangkan hal tersebut namun ternyata belum mampu membuat mereka siap untuk bersaing dengan sehat diera millenial saat ini. Oleh karena hal tersebut maka perlu juga pengembangan metode mengajar yang mengikuti masa pertumbuhan anak dan mengikuti psikologi perkembangan anak. Hal semacam ini sering kali menjadi masalah bagi setiap orang tua untuk mempersiapkan anak mereka menjadi seorang yang jenius berkarakter, menanamkan keberanian berpendapat serta menumbhkan sikap kepercayaan diri mereka terhadapa penguasaan ilmu pengetahuan.

Salah satu metode belajar di sebuah sekolah unggul

Ada beberapa metode belajar yang dianggap mujarab sebagai solusi atas permasalahan. Berikut 15 poin penting dalam mendidik anak menuju genius yang berkarakter.

Baca Juga Indonesia Pendidikan yang Humanis ?

  1. Active Interaction, metode ini merupakan cara mengajar sembari aktif berinteraksi kepada anak, seperti melakukan kontak mata, mengatur nada bicara dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan agar anak merasa memperoleh reaksi dari pengajar terhadap apa yang mereka lakukan.
  2. Applied Learning, metode ini menggunakan praktek yang dicontohkan oleh pendidik kemudian dilakukan sendiri oleh anak.
  3. Scanning dan Levelling, metode ini  dilakukan dengan memahami dan menyesuaikan tingkat kecerdasan tiap-tiap anak. Hal ini dimaksudkan agar anak merasa percaya diri dan mampu karena diberikan materi berdasarkan tingkat kecerdasannya.
  4. Discussion and Feedback, metode ini dilakukan dengan memberikan jawaban dan membuat contoh yang mudah dipahami oleh anak. Hal ini dimaksudkan untuk membuat anak tidak kebingungan terhadap materi yang diajarkan.
  5. Story, metode mengajar yang dilakukan dengan cara seperti orang bercerita kisah sehingga anak tertarik dan mudah untuk memahaminya.
  6. Analogy and Case Study, metode ini dilakukan dengan memberikan contoh sudy kasus yang ada dilingkungan sekitar mereka. Hal ini dimaksudkan agar anak melihat permasalahan dalam pembelajaran yang akan diselesaikan sifatnya faktual.
  7. Teaching and Motivation, metode ini dilakukan dengan mengajar sembari meningkatkan gairah belajar dan rasa ingin tahunya. Hal ini dilakukan agar anak tidak sampai pada titik jenuh dalam belajar yang dapat membuat mereka merasa bosan.
  8. Body Languange, pada metode ini, pendidik menggunakan gerakan tubuh agar penyampaiannya lebih jelas, menarik perhatian anak serta mudah untuk diingat.
  9. Picture and Group Technology, pada bagian ini pendidik mengajar dengan menggunakan bantuan media gambar dan alat tulis. Agar apa yang dibahas dalam pembelajaran dapat digambarkan atau dituliskan.
  10. Reasoning and Argumentation, dalam metode ini, pendidik menjabarkan alasan dari suatu materi yang dianggap sulit agar anak dapat memahaminya dengan mudah.
  11. Self Reflectiom, pendidik mempersilahkan anak menjawab dari pertanyaan yang dilontarkan baik dari guru maupun dari anak yang lain. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mereka dalam mengasah pola pikirnya.
  12. Fokus and Poin Basis, Menagajar berdasarkan rumusan atau poin-poin untuk membantu anak agar tidak mudah lupa.
  13. Quetion and Answer Metodh, teknik bertanya dengan tujuan menarik perhatian anak serta membuatnya siap menerima apa yang telah disampaikan kepadanya.
  14. Comesting on Student  Question, Pendidik memberikan komentarnya terhadap jawaban dari anak.
  15. Honesty, Pendidik wajib menanamkan sikap berani untuk menyatakan ketidaktahuanpada pada para anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here